Komponen-komponen Tersebut Terdiri Atas Kebijakan Mutu Pendidikan

Baik buruknya pendidikan keluarga ditentukan oleh kepala keluarga masing-masing dalam memanajemen keluarganya. Di dalam keluarga individu dididik untuk menjadi seorang anak yang baik, yang tahu sopan santun dan etika serta mempunyai moral sifat yang terpuji. Selanjutnya seorang individu akan memasuki pendidikan Formal setelah mengalami penggembelengan dalam lingkungan pendidikan keluarga. Lingkungan pendidikan yang ketiga yang tidak kalah penting dan menjadi penentu berhasil tidaknya pendidikan pada lingkungan pendidikan non formal dan formal adalah pendidikan informal (pendidikan masyarakat). Masalah yang sring terjadi dalam pendidikan informal adalah kurangnya kesadaran masyarakat tentang pemahaman pendidikan, sehingga pergaulan dalam masyarakat menjadi rudak dan individu tersebut tidak bisa mengartikan betapa pentingnya pendidikan bagi dirinya sendiri kelak maupun bagi masyarakat sekitar. Inilah saat yang tepat bagi pendidikan untuk mewujudkan generasi emas di Indonesia. Dalam konteks Indonesia setelah keluar UU No. Dari guru atau sekolah individu dapat menerima berbagai pelajaran yang nantinya dapat digunakan untuk bergaul dalam lingkungan masyarakat. Dlam lingkungan pendidikan formal ini seorang individu akan diajarkan banyak sekali pengetahuan yang belum pernah ia miliki, dari pengetahuan pribadi, sosial, keagamaan sampai ke pengetahuan yang berasal dari luar kebudayaannya.


logo-dinas-pendidikan-png-5 - VIKOSHA PERDANA Ketiga lingkungan pendidikan baik Formal, Non Formal dan Informal sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan dan keberhasilan pendidikan seorang individu. B. Masalah-Masalah Yang Mempengaruhi dalam Lingkungan Pendidikan a. Masalah pendidikan Formal Pendidikan formal umumnya didirikan oleh pemerintah atau lembaga tertentu yang berkompeten dalam bidang pendidikan. Bahkan dalam ordonansi yang dikeluarkan tahun 1932, dinyatakan bahwa semua sekolah yang tidak di bangun pemerintah atau tidak memperoleh subsidi dari pemerintah, diharuskan minta izin terlebih dahulu, sebelum sekolah itu didirikan. Pendidikan formal ini selain didirikan oleh pihak pemerintah juga didirikan pula oleh Pihak Swasta. Akan tetapi, kenyataan di lapangan kadang masih didapati pula tidak sesuai dengan ekspektasi di lapangan. Para pelaksana pendidikan harus melaksanakan peran dan fungsinya sesuai dengan program kerja yang telah disusun, yaitu melalui perencanaan program pendidikan, pelaksanaan program, evaluasi program, dan tindak lanjut yang harus ditempuh untuk kearah penyempurnaan dan kemajuan pendidikan vokasi. Berusaha meningkatkan iman dan taqwa, sehingga individu dapat berperilaku dan berbuat sesuai dengan ajaran agama yang mulia. Masalah yang sering muncul dalam lingkungan pendidikan non formal adalah kurangnya perhatian keluarga kepada anak, minimnya keadaan keuangan keluarga sehingga banyak anakanak mereka yang tidak mampu mengenyam pendidikan tinggi. Meningkatkan ketertarikan individu terhadap pendidikan dengan berusaha mengambil hikmah dan pelajaran yang berasal dari ketiga lingkungan pendididikan.

Menarik! Seperti Inilah Keadaan Pendidikan di Indonesia Saat IniThis post w as do ne by GSA᠎ Conte nt G​enerator᠎ D emover​sion​!


1. Mengoptimalkan promosi fakultas dan pembinaan mahasiswa yang religius, bermoral tinggi dan berwawasan budaya melalui program pengembangan mahasiswa sebagai probadi seutuhnya religio mores-cultura. Amin. Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah memenuhi salah satu tugas Makalah Seminar Pendidikan pada Program Study S.1. Lingkungan Informal Adalah lingkungan atau tempat berkumpulnya individu satu dengan individu lainnya dalam satu lingkungan, baik dalam lingkungan desa satu ataupun dengan desa lainnya. Sedangkan pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. 2 tahun 1989 dan PP No.73 tahun 1991, istilah pendidikan formal, pendidikan nonformal dan pendidikan informal tidak dipergunakan lagi. Yang dipergunakan adalah istilah pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah. Jika dicermati dapat dikatakan bahwa pendidikan sekolah dilaksanakan di jalur pendidikan formal, sedangkan pendidikan luar sekolah dilaksanakan di jalur pendidikan nonformal dan informal. Seseorang dikatakan sudah belajar jika terdapat perubahan pada perilakunya. Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya.


Konsep pendidikan luar sekolah yang muncul dalam studi kependidikan atas dasar hasil observasi dan pengalaman langsung atau tidak langsung yang kemudian dibentuk sehingga dapat diketahui persamaan dan perbedaan ciri-ciri antara pendidikan luar sekolah dengan pendidikan sekolah. Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis bisa menyelesaikan penyusunan makalah ini dengan tanpa halangan yang berarti. Dalam penyusunan makalah ini penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih yang setinggitingginya kepada Bapak/Ibu Dosen atau Assisten Dosen yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan serta berbagai wawasan yang sangat berharga dalam menyelesaikan makalah ini. Adapun makalah yang penulis susun ini berjudul “PENGARUH PENDIDIKAN FORMAL, NON FORMAL DAN INFORMAL TERHADAP PRESTASI PENDIDIKAN”, yang mana di dalamnya membahas segala permasalahan mengenai pendidikan. C. Pengaruh Lingkungan Formal, Informal dan Non Formal terhadap Lingkungan Pendidikan Lingkungan Formal, Non Formal ataupun Informal sangat berpengaruh terhadap lingkungan pendidikan, seperti misalnya lingkungan sekolah, sangat berperan pada individu tersebut dimana ia bisa belajar dari mulai usai 4 tahun hingga 23 tahun atau dari mulai TK sampai Perguruan Tinggi. Masalah Lingkungan Pendidikan Informal Pendidikan informal adalah pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat, selain yang bentuknya formal ada juga yang tidak formal.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama