Landasan Pendidikan: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis, Dsb - Serupa.id

Madrasah Madrasah sebagai lembaga pendidikan merupakan fenomena yang merata di seluruh negara, baik dari negaranegara Islam, mau pun negera lainnya yang di dalamnya terdapat komunitas masyarakat Islam. Pendidikan dan ketrampilan apa pun yang diajarkan hendaknya dapat memacu peningkatan taraf hidup suatu masyarakat. Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia): Menurut Ki Hajar Dewantara bahwa pengertian pendidikan adalah tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Menciptakan subjek pembangunan yang mampu melihat sekitar, melihat masalah-masalah hidup sehari-hari, melihat potensi yang ada baik sosial maupun fisik. Sedangkan pendidikan menengah ada umum dan kejuruan yang berbentuk sekolah menengah atas (SMA), madrasah aliyah (MA), sekolah menengah kejuruan (SMK), atau bentuk lain yang sederajat. Adapun fungsitugas ekstern sekolah adalah kegiatan untuk mencapai tujuan institusional. Mustofa Kamil, 2009: 15) Santoso S. Hamijoyo mengatakan bahwa tujuan pendidikan luar sekolah adalah supaya individu dalam hubungannya dengan lingkungan sosial dan alamnya dapat secara bebas dan bertanggung jawab menjadi pendorong ke arah kemajuan, gemar berpartisipasi memperbaiki kehidupan mereka. Dan Bahasa indonesia dijadikan bahasa resmi dan bahasa pengantar bagi semua jenis Sekolah . 2) Pondok Istilah pondok berasal dari bahasa Arab funduq yang berarti hotel, tempat bermalam. ᠎This da ta w​as c re​ated  with the  he᠎lp ​of GSA Con᠎te nt G en᠎er᠎at or ​DEMO!


Teknologi Pendidikan sebagai Penunjang Pembelajaran Saat Ini Abuddin Nata, 2010: 199) Padanan madrasah dalam bahasa Indonesia adalah sekolah lebih dikhususkan lagi sekolahsekolah agama Islam. Pendidikan luar sekolah menyediakan program pendidikan yang memungkinkan terjadinya perkembangan peserta didik dalam bidang sosial, keagamaan, budaya, ketrampilan, dan keahlian. Menurut sejarawan bahwa memang cikal bakal Surau tumbuh dan berkembang dalam tradisi keagamaan dan pendidikan Islam di Minangkabau pertamakali diawali oleh Syekh Burhanuddin (1026-1111 H/1646-1691 M) di Ulakan Pariaman. Di Surau, mata pelajaran yang diberikan pada umumnya diawali dengan membaca al-Qur’an dengan sedikit penekanan pada halaman, tetapi lebih difokuskan pada intonasi dan ejaan yang benar, bunyi huruf Arabnya. Gelar kehormatan untuk orang-orang tua pada umumnya. Dalam perkembangan selanjutnya, madrasah sering dipahami sebagai lembaga pendidikan yang berbasis pada ilmu pengetahuan pada umumnya. Oleh karena itu, pengembangannya akan mempermudah masyarakat menerima dan menambah ilmu pengetahuan agama Islam khususnya dan umumnya berbagai ilmu yang bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 3. Sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Peraturan UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dengan rumusan tujuan yaitu pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.


Saleh Marzuki, 2012: 106) H.A.R Tilar menyatakan bahwa tujuan pendidikan luar sekolah diantaranya sebagai berikut : a. Sekolah sebagai suatu masyarakat, mempunyai unsurunsur pendukungnya, yakni adanya siswa, guru, pimpinan sekolah, kurikulum dan perangkat fisik, misalnya gedung, peralatan tata usaha dan sebagainya. Menurut UU No. 20 Tahun 2003, pengertian pendidikan adalah suatu usaha sadar serta terencana bertujuan mewujudkan adanya suasana belajar dan proses pembelajaran didalamnya agar para peserta didik mampu secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk mempunyai kekuatan secara spritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan, kepribadian, akhlak mulia, serta berbagai keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Menurut faham ini untuk memperbaiki manusia melalui akal budinya saja. Perancis. Voltaire merupakan tokoh rasionalis, ia seorang sejarawan berpandangan maju dan sekuler, yang hanya mengakui akal manusia sehingga dapat menuju kemajuan proses sejarah manusia untuk mencapai masa depan gemilang. Pendidikan adalah persiapan atau bekal untuk suatu pekerjaan atau kegiatan yang layak. Pedoman Pendidikan ini berisi peraturan dan ketentuan pokok yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan dan pembelajaran untuk semua program pendidikan yang diselenggarakan Universitas Negeri Malang. Sekolah Tinggi, Institut dengan waktu studi untuk Program Diploma 1 selama 1 tahun, Diploma 2 selama 2 tahun, Diploma 3 selama 3 tahun, dan Diploma 4 selama 4 tahun.


FILSAFAT PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Madrasah ialah isim masdar dari kata darasa yang berarti sekolah atau tempat belajar. 3) Masjid Masjid diartikan secara harfiah adalah tempat sujud karena di tempat ini setidaktidaknya seorang muslim lima kali sehari semalam melaksanakan shalat. Pendidikan informal adalah pendidikan yang dilaksanakan secara informal dalam keluarga. Pendidikan informal adalah suatu jenis pendidikan yang dapat berasal dari keluarga maupun berbagai lingkungan dimana peserta didiknya dapat belajar secara mandiri (otodidak). 13) Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Pendidikan informal bisa kita temui lewat sekolah rumah (homeschooling) atau Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM). Soal 1. Di bawah ini yang merupakan ciri-ciri pendidikan informal adalah … Kiai adalah tokoh sentral dalam suatu pesantren, maju mundurnya pesantren ditentukan oleh wibawa dan karisma. Dengan nada yang sama Soegarda Poerbakawatja menjelaskan pesantren asal katanya adalah santri yaitu seorang yang belajar agama Islam, sehingga dengan demikian pesantren mempunyai arti tempat orang berkumpul untuk belajar agama Islam. Fakta menunjukan bahwa untuk menjadi bangsa yang maju, harus dimulai dengan membangun masyarakat berpengetahuan (knowledge based society), dan ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge based economic). Menurut Voltaire, manusia adalah baik pada asalnya, harus diberi pendidikan dan pengetahuan yang cukup, lalu segala-galanya akan beres dan dunia ini menjadi suatu tempat yang baik dan peperangan di antara Negara masing-masing tidak ada lagi.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama