Lazuardika: PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA PENJAJAHAN

C. Pengaruh Lingkungan Formal, Informal dan Non Formal terhadap Lingkungan Pendidikan Lingkungan Formal, Non Formal ataupun Informal sangat berpengaruh terhadap lingkungan pendidikan, seperti misalnya lingkungan sekolah, sangat berperan pada individu tersebut dimana ia bisa belajar dari mulai usai 4 tahun hingga 23 tahun atau dari mulai TK sampai Perguruan Tinggi. Walaupun kondidisi pendidikan jepang sedemikian parahnya, namun bagi agama islam ada sedikit nilai positifnya pada masa awal masuknya jepang ke Indonesia, umat islam penuh harapan bahwa cita-cita kemerdekaan Indonesia dapat terwujud, dengan masuknya jepang ke Indonesia dan terusirnya belanda. Kata E berarti sebuah perkembangan dari dalam ke luar atau dari sedikit banyak, sedangkan duco berarti erkembangan atau sedang berkembang. Tidak sedikit orang tua yang berupaya agar memberikan pendidikan dengan pilihan jalur pendidikan yang berbeda sebagai wadah untuk mengembangkan potensi diri anak. Pada dasarnya pengertian pendidikan ( UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 ) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.


Pendidikan di Indonesia - TANGKASNET - Bola Tangkas Asia Terbaru PremiumBola Pesantren yang merupakan pusat pendidikan Islam pada waktu itu mengambil sikap anti Belanda. Sikap positif yang dibawa saat kembali ke dalam keluarga, ke masyarakat merupakan hasil proses pendidikan yang berkualitas. 30. MENURUT IBNU SINA : Pendidikan adalah proses untuk membentuk perkembangan anak dan membiasakan kebiasaan yang baik dan sifat-sifat yang baik menjadi faktor utama guna mencapai kebahagiaan anak, oleh karena itu orang yang ditiru hendaklah menjadi pemimpin yang baik, contoh yang bagus dan ber-akhlak hingga tidak meninggalkan kesan buruk dalam jiwa anak yang meniru-nya. Masalah Lingkungan Pendidikan Informal Pendidikan informal adalah pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat, selain yang bentuknya formal ada juga yang tidak formal. Masalah pendidikan Formal Pendidikan formal umumnya didirikan oleh pemerintah atau lembaga tertentu yang berkompeten dalam bidang pendidikan. “Pendidikan ialah pimpinan yang diberikan dengan sengaja oleh orang dewasa kepada anakanak, dalam pertumbuhannya (jasmani dan rohani) agar berguna bagi diri sendiri dan bagi masyarakat”. Mereka sengaja kekurangan makanan sehingga mereka harus mencuri - mengajari mereka diam-diam dan licik. ᠎Th᠎is was gen᠎erat​ed by G​SA Con tent Gener ator Demoversi on!


Dalam pergaulannya di masyarakat, individu harus mempunyai etika dan sopan santun. Yang termasuk dalam lembaga kursus seperti kursus seni, kursus olahraga, kursus mata pelajaran tertentu, kursus keterampilan tertentu seperti menjait, merajut dan lain-lain. Pendidikan non formal memberikan keterampilan dan pelatihan sesuai bakat atau minat. Lingkungan Informal Adalah lingkungan atau tempat berkumpulnya individu satu dengan individu lainnya dalam satu lingkungan, baik dalam lingkungan desa satu ataupun dengan desa lainnya. Lingkungan Non Formal Adalah lungkungan atau tempat berkumpulnya individu satu dengan individu lainnya dalam satu keluarga. Selain itu lingkungan dapat diartikan pula sebagai tempat berkumpulnya satu individu dengna individu lainnya. Dari mulai lahir seorang anak akan didik dalam lingkungan keluarga (non formal) dari yang tidak mengerti menjadi mengerti dan seterusnya hingga mereka dapat mengerti benar tentang bagaimana cara hidup yang baik, berprilaku dan bersopan santun. Baik buruknya pendidikan keluarga ditentukan oleh kepala keluarga masing-masing dalam memanajemen keluarganya. Pendidikan secara formal diperoleh dengan mengikuti program-program yang telah direncanakan, terstruktur oleh suatu insititusi, departemen atau kementrian suatu negara. Sementara, untuk pembangunan sarana pendidikan SMK telah dilaksanakan pembangunan ruang praktik siswa 156 unit, ruang kelas baru 91 unit, laboratorium 32 unit, pembangunan jamban sekolah sebanyak 113 , pengadaan peralatan praktik sekolah 68 unit, alat kesenian tradisional 17 unit, pembangunan asrama 2 unit dan USB SMK unggulan 2 unit.


Kondisi Pendidikan Islam pada masa penjajahan cukup banyak mendapat tekanan dari pihak penjajah namun dengan semangat jiwa patriotisme dan semangat jihad di jalan Allah yang dimiliki oleh para pejuang Islam mampu melawan penjajah dengan berbagai cara termasuk penyelenggaraan pendidikan Islam sesuai dengan organisasi keagamaan yang telah dibentuk masing-masing tokoh pendidikan tersebut. Pada masa perubahan itu boleh dikatakan pelajaran agama di indonesia hampir sama dengan di Makkah. Berusaha meningkatkan iman dan taqwa, sehingga individu dapat berperilaku dan berbuat sesuai dengan ajaran agama yang mulia. Kedua sistem pendidikan tersebut tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Satu sistem sesuai untuk kondisi tertentu dan sistem yang lain lebih sesuai untuk kondisi yang berbeda. Maksud dari pemerintah jepang adalah agar kekuatan umat islam dan nasionalis bisa diarahkan untuk kepentingan memenangkan perang yang dipimpin Jepang. 5) Ketentuan mengenai penyelenggaraan pendidikan asing sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah. 4) Ketentuan mengenai pendirian satuan pendidikan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama