MAKALAH KEBIJAKAN PENDIDIKAN PADA MASA PENJAJAHAN BELANDA

Begitu pula di bidang pendidikan. Pertama, kelembagaan formal, nonformal, dan informal didudukkannya lembaga madrasah sebagai salah satu lembaga pendidikan formal yang diakui keberadaannya setara dengan lembaga pendidikan sekolah, dan dipertegas pula tentang kedudukannya sebagai sekolah yang berciri khas agama Islam. UUD Nomor 20 tahun 2003 Tentang Sistem pendidikan nasional, Bab. Secara umum, sistem pendidikan di Indonesia pada masa penjajahan Belanda sejak diterapkannya Politik Etis dapat digambarkan sebagai berikut: (1) Pendidikan dasar meliputi jenis sekolah dengan pengantar Bahasa Belanda (ELS, HCS, HIS), sekolah dengan pengantar bahasa daerah (IS, VS, VgS), dan sekolah peralihan. Pendidikan formal yang sering dikenal dengan pembelajaran formal biasanya berlangsung dalam lingkungan sekolah, dimana seseorang dapat belajar dan mempelajari keterampilan dasar, akademis, ataupun juga ketrampilan bisnis. Jadi pendidikan informal itu penting karena bukan hanya di sekolah saja kita belajar tapi dimanapun bisa belajar. Agar proses transformasi nilai-nilai Islam itu berjalan konsisten ke arah tujuan pendidikan Islam, maka diperlukan suatu pedoman filosofis yang ideal sesuai kebutuhan manusia yang didasari dengan nilai-nilai ajaran Islam bersumberkan kitab suci AlQur‟an dan sunnah Nabi Muhammad Saw. Salah satu kegiatan terlembaga yang dibutuhkan oleh anggota adalah pendidikan yang diselenggarakan berdasarkan nilai-nilai keislaman. Kehidupan bersama ini menuntut adanya berbagai kegiatan yang terlembaga untuk memenuhi kebutuhan anggota.


Pendidikan vokasi berorientasi pada kecakapan kerja sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan serta sesuai dengan tuntutan kebutuhan lapangan kerja. Selanjutnya ia menjelaskan bahwa istilah ta’dib merupakan masdar kata kerja adabun. Ahmad Tafsir, 2005: 29) Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa pendidikan dan proses pendidikan dalam pengertian islam pada hakikatnya didefinisikan dengan konsep ta’dib dan bukan dengan konsep tarbiyah. Berdasarkan uraian di atas dapat dikemukakan bahwa dalam Islam tujuan pendidikan sangat penting ditetapkan dengan dasar ikhlas semata-mata karena Allah, dan dicapai secara bertahap, mulai dari tujuan yang paling sederhana hingga tujuan yang paling tinggi. 1) Perguruan tinggi yang memenuhi persyaratan pendirian dan dinyatakan berhak menyelenggarakan program pendidikan tertentu dapat memberikan gelar akademik, profesi, atau vokasi sesuai dengan program pendidikan yang diselenggarakannya. Agar memperoleh kehidupan yang bahagia dan apa yang dilakukannya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa, negara dan agamanya. 1993 oleh Yayasan Majlis Tafsir Al-Qur‟an dengan tujuan untuk mendidik dan mengajar siswa agar mempunyai kepribadian yang dilandasi iman dan taqwa yang diwujudkan dalam amal sholeh dan akhlaqul karimah berdasarkan nilai-nilai Islami, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa agar mampu berfikir, bernalar, peka terhadap lingkungan, berjiwa merdeka, demokratis dan kreatif. Masing-masing istilah itu mempunyai makna dan pemahaman yang berbeda walaupun memiliki kesamaan makna dalam beberapa hal tertentu.  Th᠎is ​po᠎st has been gen er ated with the he lp of GSA Con​tent Generator᠎ D em over si᠎on .


Di dalam aturan tersebut setidaknya ada tiga hal yang terkait dengan pendidikan Islam. Selama tiga setengah abad Belanda menjajah wilayah Nusantara, berbagai macam kebijakan dan pendekatan telah dilakukan oleh Belanda dalam wilayah jajahannya, yang umumnya kebijakan mereka merugikan masyarakat secara umum. Menyimak hal itu, pergaulan pendidikan di dalam keluarga terkadang tidak berlangsung hanya dilakukan oleh orang tua ayah, ibu saja. Dalam monografnya, Truth and Fallacy in Educational Theory (1941), Hardie menjelaskan bahwa pendidikan seharusnya mendidik seseorang dengan alami (nature), bahwa seorang guru harus bertindak sebagai tukang kebun yang membina tumbuhan secara alami dan tidak melakukan hal hal yang tidak alamiah. Hal ini secara tidak langsung dapat melatih kedisiplinan peserta didik. Al-Qur‟an minimal lulusan pendidikan diniyah menengah atas atau yang sederajat, dapat membaca Al-Qur‟an dengan tartil dan menguasai teknik pengajaran Al-Qur‟an. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) atau bentuk lain yang sederajat. Sedangkan pendidikan menengah ada umum dan kejuruan yang berbentuk sekolah menengah atas (SMA), madrasah aliyah (MA), sekolah menengah kejuruan (SMK), atau bentuk lain yang sederajat. 3. Pendidikan Menengah ; Sekolah Menegah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTSn), Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).


Unila - Sinergi Malnu Tingkatkan Kualitas Pendidikan - AKSES DISINI Setelah lembaga SMP MTA Gemolong ini berdiri dan berjalan selama bertahun-tahun sebagai lembaga pendidikan formal dengan sistem yang telah ditetapkan dan dikelola oleh semua pihak sekolah dengan baik, maka perkembangan pendidikan yang dikelola Yayasan tersebut berkembang sangat pesat sesuai, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini hingga Sekolah Menengah Atas. Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Mustofa Kamil, 2009: 10) Pasal 1 Undang-Undang Republik Indonesia No. Dengan ini Belanda tidak ikut campur secara langsung dalam urusan ini,hal ini menimbulkan partisipasi rakyat Indonesia semakin sedikit. Dimana para siswa sekolah harus menjalani pembelajaran secara virtual atau online. 10. Penyediaan dan peningkatan sarana prasarana untuk penerapan sistem pembelajaran pendidikan menengah yang berkualitas. Ketiga, pendidikan Islam sebagai nilai, terdapat seperangkat nilai-nilai Islami dalam sistem pendidikan nasional. Tujuan itu harus mengandung nilai-nilai yang serasi dengan kebudayaan pendidikan. Sebaliknya, nilai-nilai yang semestinya ditanamkan adalah kasih sayang, cinta kedamaian, persaudaraan, kejujuran, kesopanan, dan penghargaan terhadap kesetaraan derajat manusia. Selain itu juga tujuan pendidikan diarahkan pada terbina seluruh dan potensi manusia sesuai dengan nilainilai ajaran Islam, sehingga dapat melaksanakan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi dalam rangka pengabdiannya kepada Tuhan.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama