Pendidikan Adalah : Hakikat, Manfaat, Fungsi Dan Tujuan

Webinar Nasional Pendidikan : “Kampus Merdeka dalam Konsep Merdeka Belajar untuk Meningkatkan ... Karena itulah, di Indonesia mereka mencobakan format pendidikan yang mengakomodasi kurikulum berorientasi lokal. Karena kehidupan sendiri adalah pertumbuhan, maka adanya pendidikan berarti dapat membantu pertumbuhan batin manusia tanpa harus dibatasi dengan usia. Dengan pendidikan, manusia akan paham bahwa dirinya itu sebagai makhluk yang dikaruniai kelebihan dibandingkan dengan makhluk lainnya. Pendidikan merupakan proses yang terus menerus terjadi atau abadi dari penyesuaian yang lebih tinggi untuk manusia yang sudah berkembang baik secara fisik dan mental, yang bebas serta sadar kepada Tuhan. 3. Seni bela diri dan perang dimiliki oleh pemuda-pemuda, khususnya untuk pelajar Indonesia teryata perguna di dalam perang kemerdekaan Indonesia yang terjadi kemudian. Seminari dibuka di ternate, kemudian di solor dan pendidikan agama yang lebih tinggi dapat diperoleh di Goa, India, pusat kekuasaan portugis saat itu. Kedua, adalah diskriminatif dimana setiap guru agama Islam harus meminta izin terlebih dahulu sebelum melaksanakan tugas sebagai guru agama yang pada akhirnya mendapat reaksi keras dari umat Islam. Jepang juga melarang pihak swasta mendirikan sekolah lanjutan dan untuk kepentingan kontrol, maka sekolah swasta harus mengajukan izin ulang untuk dapat beroperasi kembali. Namun pada akhir 1950-an, opini publik mulai berbalik melawan sistem dan pada 1960-an dan awal 1970-an sebagian besar sekolah menjadi komprehensif.


Pendidikan Usia Dini Berbasis Lifestyle dan Technology Namun lambat laun, dalam berbagai macam sekolah yang terpisah-pisah itu terbentuklah hubungan-hubungan sehingga terdapat suatu sistem yang menunjukkan kebulatan. Sekolah ini didirikan tahun 1915,dan sebagai bahasa pengantarnya,sekolah ini menggunakan bahasa Belanda. Ini sangat wajar karena, kolonial Belanda tidak akan bertahan lama, apabila agama Islam dibiarkan tumbuh dan berkembang. Sekolah Negeri diberi pelajaran budi pekerti yang isinya identik dengan jaran agama. Untuk anak dari golongan bangsawan disediakan sekolah dasar khusus yang disebut sekolah Raja (Hoofdensschool). 2. Untuk mengetahui Kebijakan kolonialisme belanda terhadap pendidikan Islam. Sejak 1942 Jepang kemudian menerapkan beberapa kebijakan terkait pendidikan yang memiliki implikasi luas terutama bagi sistem pendidikan di era kemerdekaan. Institusi sosial seperti keluarga dan sekolah memiliki fungsi memenuhi fungsi ini. 5) Jepang mngizinkan berdirinya Sekolah Tinggi Islam dipimpin oleh K.H Wahid Hasyim, Kahar Muzakkir dan Bung Hatta. Dengan adanya pendidikan untuk bumiputera, maka muncullah elite-elite baru pendidikan yang semestinya menduduki jabatan dalam birokrasi kolonial, tetapi tempat mereka telah diambil oleh orang-orang Belanda. Tetapi semua itu untuk kepentingan Jepang.


Mereka memperkenalkan system dan metode baru tetapi sekedar untuk mengasilkan tenaga yang dapat membantu kepentingan mereka dengan upah yang murah dibandingkan dengan jika mereka harus mendatangkan tenaga dari Barat. Pada tahun 1940 rencana untuk mendirikan “Kemakmuran Bersama Asia Raya” telah dipublikasikan. Menurut rencana itu Jepang menjadi pusat suatu lingkungan pengaruh atas daerah-daerah Mansysia, Daratan Cina, Kepulauan Philippina, Indonesia, Thaland, Malasysia, Indicina dan Asia (Rusia). Jepang akan mehjadi pusat industri presisi. Pemerintahan baru yang diresapi oleh ide-ide liberal aliran aufklarung atau Enlightenment menaruh kepercayaan akan pendidikan sebagai alat untuk mencapai kemajuan ekonomi dan social. Pendidikan bagi anak-anak Indonesia semula terbatas pada pendidikan rendah, akan tetapi kemudian berkembang secara vertical sehingga anak-anak Indonesia, melalui pendidikan menengah dapat mencapai pendidikan tinggi, sekalipun melalui jalan yang sulit dan sempit. Kemudian Belanda satu demi satu memperluas jajahannya ke berbagai daerah dan diakui bahwa Belanda datang ke Indonesia bermotif ekonomi, politik dan agama. Jepang memandang agama Islam sebagai salah satu sarana yang terpenting untuk menyusupi lubuk rohaniah terdalam dari kehidupan masyarakat indonesia dan untuk meresapkan pengaruh pikiran serta cita-cita mereka pada bagian masyarakat yang paling bawah. Dalam surat edarannya kepada para Bupati tersebut sebagai berikut : ”Dianggap penting untuk secepat mungkin mengadakan peraturan pemerintah yang menjamin meratanya kemampuan membaca dan menulis bagi penduduk pribumi agar lebih mudah untuk dapat menaati undang-undang dan hukum negara”.


Ia menulis buku History of Java. Sebagai contoh, seorang intelektual harus membaca banyak buku sebelum membuat konsep ideologis yang telah diadopsi oleh suatu negara. Untuk Pendidikan Islam sendiri, pendidikannya relatif telah mapan melalui lembaga-lembaga yang secara tradisional telah berkembang dan mengakar sejak proses awal masuknya Islam ke Indonesia. Misalnya, fakta bahwa pencurian adalah tindak pidana berlaku untuk masyarakat, sehingga pelanggar harus dihukum. Walaupun setiap gubernur jenderal pada penobatannya berjanji dengan khidmat bahwa ia akan memajukan kesejahteraan Hindia Belanda dengan segenap usaha, ternyata Hindia Belanda sebagai negeri yang direbut harus terus memberi keuntungan kepada negeri Belanda sebagai tujuan pendudukan itu. Kemudian Pada masa (interregnum inggris) pemerintahan Inggris (1811-1816) tidak membawa perubahan dalam masalah pendidikan walaupun Sir Stamford Raffles seorang ahli negara yang cemerlang. 1. Perubahan perilaku karena pertumbuhan dan perkembangan. Setelah VOC dibubarkan, para Gubernur/ komisaris jendral harus memulai system pendidikan dari dasarnya, karena pendidikan zaman VOC berakhir dengan kegagalan total. Disamping itu kitab Ihya’ Ulum al-Din karangan Imam Al Ghazali yang telah disadur dengan judul Saur Salikin oleh Abdul Samad al-Jawi al-Palimbani juga menjadi primadona di Surau-Surau.  Art᠎ic le was gen​er​at ed with G SA Con te᠎nt G​enerat or Dem​over sion!


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama