Pendidikan Pada Masa Kolonial - Tantri Sukma Aprilina

Pendidikan Dasar (Kokumin Gakko/Sekolah Rakyat). Pada masa Belanda pendidikan formal hanya dapat dinikmati oleh kalangan menengah ke atas, sementara rakyat jelata sama sekali tidak memiliki kesempatan. Sistem pendidikan pada masa pendudukan Jepang , yaitu: (1) Pendidikan Dasar (Kokumin Gakko/Sekolah Rakyat); (2) Pendidikan Lanjutan. Sehingga dapat dikatakan bahwa sistem pendidikan di masa pendudukan Jepang sangat dipengaruhi motif untuk mendukung kemenangan militer dalam Peperangan Pasifik. Tokoh-tokoh santri dan pemuda Islam ikut dalam latihan kader militer itu, antara lain: Sudirman, Abd. 6. Jepang memberikan latihan memegang suatu jabatan walau masih dalam pengawasannya. Jepang menggunakan konsep “Hakko Ichiu” (Kemakmuran Bersama Asia Raya) dan semboyan “Asia untuk Bangsa Asia” untuk menjajah negara jajahannya. Dalam konsep Lingkungan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya tersebut, Jepang akan menjadi pusat kendali atas delapan wilayah yakni: Manchuria, daratan Cina, kepuluan Muangtai, Malaysia, Indonesia dan Asia Rusia.Namun demikian tujuan pendudukan militer Jepang lama kelamaan menjadi penindasan. Jika pada masa penjajahan Belanda, bahasa utama yang digunakan adalah Bahasa Belanda, maka saat masa pendudukan Jepang berubah menjadi bahasa Indonesia sebagai bahasa utama diikuti bahasa Jepang sebagai bahasa kedua. Upacara pagi dilanjutkan dengan pengibaran bendera Jepang Hinomaru dan membungkuk untuk menghormat kaisar Jepang Tenno Heika. Para pekerja Tanam Paksa dirampas hak-hak kebebasannya untuk bekerja tanpa henti. This post has ​been generated by G SA Conte nt Gen erator​ D em oversion​!


Strategi Pendidikan Islam - Emir Perpindahan kekuasaan itu terjadi ketika kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Quran dan tidak terjadi secara langsung melainkan hanya melalui seleksi yang sudah dilakukan kitab-kitab lain khususnya kitab fikih. Namun, dibalik setiap sisi positif suatu hal, pastilah tersimpan sisi negatif, atau setidaknya kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi. Sehingga nantinya kita tak lagi merasa aneh melihat generasi muda yang kehilangan karakter-karakter positif karena pendidikan kita akhirnya didominasi pembelajaran daring yang hanya mengedepankan transfer pengetahuan tanpa penanaman nilai-nilai akhlak yang mulia. Pandangan perenialisme, sekolah bertugas untuk mentransformasikan seluruh nilai-nilai yang ada dalam masyarakat kepada setiap peserta didik, agar peserta didik tidak kehilangan jati diri dan konteks sosialnya. Selanjutnya guru diizinkan untuk mengajar semua mata pelajaran ynag diberikan kecuali pedagogik. Maka tidak ada pilihan lain kecuali Jepang harus menang di setiap medan pertempuran. Mereka memperkenalkan sistem danmetode baru tetapi sekedar untuk menghasilkan tenaga yang dapat membantu kepentingan mereka dengan upah yang murah dibandingkan dengan jika mereka harus mendatangkan tenaga dari Barat. Dapat diambil kesimpulan bahwa pendidikan islam pada zaman kolonial belanda tidak mendapat rintangan, hal ini ditandai dengan bermunculanya lembaga-lembaga pendidikan yang semuanya berjalan dengan lancar walaupun terlihat abiturie(lulusan)nya tidak bisa diterima oleh mereka dan yakin kalau kesadaran dari pihak islam telah timbul untuk tidak bekerja pada belanda yang telah menjadi perintang kemajuan bangsa.


Hal ini juga berguna bagi bekal perang kemerdekaan kemudia. Dan terlepas dari tujuan semula jepang memfasilitasi berbagai aktivitas kaum muslim ketika itu, nyatanya hal ini membantu perkembangan Islam dan keadaan umatnya sampai setelah tercapainya kemerdekaan. Lingkungan yang berkarakter sangatlah penting bagi perkembangan individu. Guru mempengaruhi perkembangan siswa dari tingkah laku yang ditunjukkan ketika di kelas, ketertarikan atau keaktifan saat mengikuti pelajaran, hasil yang didapatkan ketika tes. Tetapi tujuannya adalah untuk meningkatkan hasil penjajahannya, bukan untuk kemakmuran bangsa yang dijajah. 1. Untuk mengetahui system pendidikan pada masa penjajahan! Dari hasil penelitian Van De Berg tersebut, karel A. Steenbrink menyimpulkan antara lain kitab-kitab yang dipakai dipesantren masa itu hampir semuanya berasal dari zaman pertengahan dunia Islam. Beberapa ahli mengatakan bahwa surau berasal dari India yang merupakan tempat yang digunakan sebagai pusat pembelajaran dan pendidikan Hindu-Budha. Menurut pengertian asalnya, surau adalah bangunan kecil yang dibangun untuk menyambah arwah nenek moyang. Menurut H. Fuad Ihsan (2005: 1) menjelaskan bahwa dalam pengertian yang sederhana dan umum makna pendidikan sebagai “Usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada didalam masyarakat dan kebudayaan”. Disana bukan sekedar dipelajari berbagai ilmu, dan bukan pula sekedar melakukan ibadah saja, tetapi disana diajarkan nilai-nilai yang paling mutlak harus dimiliki seseorang dalam mengarungi kehidupan. This w᠎as cre᠎ated by GSA Con​te​nt Ge ne᠎ra᠎to᠎r ​DEMO​.


Sebaliknya, adapula yang berpendirian, bahwa kaum muslimin harus berusaha menemukan sumber kekuatan barat dan memilikinya. Intinya pendidikan membimbing semua kekuatan alam yang ada pada diri peserta didik sehingga sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan tertinggi dalam hidup. 4. Pembangunan nasional - Pendidikan membantu mewujudkan pembangunan nasional total dengan mengembangkan semua aspeknya yaitu sosial, ekonomi, budaya, spiritual, moral, pendidikan, dll. 1. Mengembangkan potensi akademik peserta didik (misi psikopedagogis). Psikologi pendidikan muncul untuk memberikan perbaikan pada dunia pendidikan dalam menerapkan kurikulum, proses belajar mengajar, layanan konseling dan evaluasi untuk mendapatkan kualitas anak didik yang lebih baik. Jadi pendidikan membantu individu untuk merekonstruksi pengalaman dan menyesuaikan dengan lingkungan. Daftar tersebut meliputikitab-kitab fikih, baik fikih secara umum maupun fiikih ibadah, tata bahasa arab, ushuludin, tasawwuf dan tafsir. Pembangunan dilaksanakan serentak di berbagai bidang, baik spiritual maupun material. Sementara, untuk pembangunan sarana pendidikan SMK telah dilaksanakan pembangunan ruang praktik siswa 156 unit, ruang kelas baru 91 unit, laboratorium 32 unit, pembangunan jamban sekolah sebanyak 113 , pengadaan peralatan praktik sekolah 68 unit, alat kesenian tradisional 17 unit, pembangunan asrama 2 unit dan USB SMK unggulan 2 unit. Gagasan bahwa sekolah perlu memberi siswa pengetahuan yang mereka butuhkan untuk menjadi orang dewasa yang fungsional dalam kehidupan sehari-hari mereka.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama