Pendidikan Pada Masa Kolonial - Tantri Sukma Aprilina

Ceramah Umum Tentang Pendidikan Intinya adalah bahwa pendidikan mengarah semua kekuatan yang ada di alam agar peserta didik sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan yang tinggi dan kebahagiaan hidup. Aplikasi ini lebih bersifat sebagai arsip saja, agar pranala/tautan (link) yang mengarah ke situs ini tetap tersedia. Interpretasi Nelson Mandela terkait pendidikan pada kutipan fenomenalnya menyebutkan bahwa­ “Education is the most powerful weapon which you can use to change the world” (Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia), pemikiran ini merupakan interpretasi yang tidak biasa dari salah seorang tokoh paling berpengaruh dari Afrika. Perubahan tuntutan dunia terkait pendidikan yang begitu dinamis, mendorong semua elemen harus mampu beradaptasi sesuai dengan perkembangan zaman. Berdasarkan data The Spectator Index terkait 20 negara dengan penduduk terbanyak di dunia, Indonesia tercatat memiliki populasi penduduk sebanyak 265 juta jiwa. Para pakar mengemukakan temuannya, bahwa negara maju, seperti Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat, merupakan negara yang menyisihkan anggaran pembangunannya untuk aspek pendidikan. Para analis modern, sudah menegaskan bahwa dalam diri manusia, setidaknya ada tiga aspek penting yang perlu diperhatikan, yaitu aspek kuantitatif, intelektualitas, serta nilai dan norma sosial. Sangat penting untuk memelihara keseimbangan yang kuat antara mendorong harga diri yang baik dan mencapai tujuan yang tidak realistis. ​This po᠎st h​as been gen᠎er ated with t᠎he ᠎help of GSA Content Generator  D​emov ersi on !


construction, safety, hard hat, helmet, hat, hard, industry, white, protection, work, plastic 5. Tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Dalam penyelenggaraan pendidikan di Hindia Belanda, kepentingan politik senantiasa menjadi bahan pertimbangan. Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. Surau Syekh Burhanuddin menjadi pusat kegiatan yang mempunyai otoritas dalam mengembangkan ajaran Islam di masa awal, masuknya Islam ke dalam sistem sosial masyarakat Minangkabau yang masih menganut berbagai tradisi lokal. Sebenarnya sangat sulit untuk membedakan lembaga keagamaan dan lembaga pendidikan yang dimiliki Surau pada umumnya, apalagi bila menjadi ukuran Surau Syekh Burhanuddin yang timbul pada paroh abad ke-17, karena informasi yang banyak tentang Surau ini dan Surau-surau pada umumnya disaat itu hanya menyangkut tentang tarikat dengan berbagai ordonya, disamping pengenalan hukum syari’at (fiqh). Keberadaan Kyai dalam pesantren sangat sentral sekali, karena ia sebagai penggerak dalam mengembangkan pesantren sesuai dengan pola yang ia kehendaki. Demikian aspek demografi menjadi sangat penting, untuk menunjang percepatan pembangunan. Infrastruktur atau sarana fasilitas umum adalah kebutuhan tambahan dalam proses pembangunan. Dari ketiga unsur tadi, tentunya yang mudah dilakukan dalam proses komunikasi adalah rumah (keluarga) dengan sekolah (guru). Po st h as be en generat ed  by GSA Con tent Gen erat or Demov​ersi on.


Terlebih lagi pada saat sekarang, sudah banyak media dan sarana yang memfasilitasi hubungan/komunikasi antara guru dan orang tua, sehingga dapat terjalin dengan mudah. Sarana tersebut meliputi rumah (keluarga), sekolah (guru), dan masyarakat (lingkungan). Guru yang mampu menguasai perkembangan teknologi mampu memberikan fasilitas yang memadai pula bagi sistem pembelajaran. Ilmu pengetahuan dan teknologi memang harus dikombinasikan sedemikian rupa, sehingga menghasilkan suatu sinergi yang seimbang. Pesatnya pertumbuhan teknologi menjadi kunci dasar adanya perkembangan kemajuan pola pikir masyarakat suatu negara. Kondisi yang diharapkan atau tujuan yang ingin dicapai tentunya akan berbeda sesuai dengan pandangan hidup seseorang juga kehendak negara tempat ia hidup. Kemerdekaan politik sesudah masa penjajahan oleh pemerintah Jepang dan Belanda itu lebih mudah dicapai dibandingkan dengan rekonstruksi kultural masyarakat dan renovasi system pendidikan kita, khususnya pendidikan Islam. Sumberdaya alam adalah modal pembangunan, namun nilai strategis dari pendidikan jauh lebih berdampak jangka panjang dan permanen dibandingkan dengan kekuatan sumberdaya alam. Seperti itu penjelasan definisi sebenarnya dari kata sosiologi pendidikan. Arti kata sosiologi pendidikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) - Belakangan ini penggunaaan kata-kata dalam ucapan dan keterangan makin luas dan banyak menggunakan kata-kata yang jarang digunakan.

 Post has been created with G᠎SA Content  Generat᠎or Demov​er si᠎on!


Database Utama KBBI Daring ini masih mengacu pada KBBI Daring Edisi III, sehingga isi (kata dan arti) tersebut merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa). Dengan kata lain, visi dan misi ketiganya harus sama. Ketiganya memiliki peranan masing-masing jika dilihat dari berbagai sudut pandang lain. Melalui pendidikan disemaikan pola pikir, nilainilai, dan normanorma masyarakat dan selanjutnya ditransformasikan dari generasi ke generasi untuk menjamin keberlangsungan hidup sebuah masyarakat. Selanjutnya di bulan yang sama didirikanlah organisasi yang benama Pergeboengan Goeroe Islam di Indonesia, sebuah organisasi guru Islam yang dibentuk oleh Pemerintahan Jepang. Setelah orang tua yang mendidik anak di rumah, ada pihak lain lagi yang berperan dan bertanggungjawab terhadap pendidikan anak di luar rumah, yaitu guru. Pada dasarnya fungsi dan peran guru terhadap anak di sekolah sama dengan orang tua di rumah. Contohnya : guru yang memberikan pujian pada siswanya karena telah menjawab dengan benar. Hal ini karena segala sesuatunya sudah terpantau dan segala permasalahan yang muncul pun akan mudah dicarikan solusi. Sebagai bangsa yang besar, kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya pendidikan harus terus dipupuk, demi menjaga keberlangsungan masa depan bangsa Indonesia di tengah tantangan global.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama